News, Berita Terkini, Informasi

REPUBLIKA.CO.ID – Rabu,15 Juni 2011
Republika

Mundurkan Mobil Tak Lihat Belakang...Bocah 2 Tahun Tergilas Ibunya Sendiri


Mundurkan Mobil Tak Lihat Belakang...Bocah 2 Tahun Tergilas Ibunya Sendiri

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA - Jangan pernah membiarkan anak kecil di dekat mobil menyala, tanpa pengawasan. Di Singapura, bocah dua tahun tewas tergilas mobil yang dikemudikan ibunya sendiri. Dia berlari menyambut sang ibu, sementara wanita itu tak tahu dan tetap memundurkan mobilnya.

Ibu Henry Harrington, nama bocah itu, tidak menyadari apa yang terjadi sampai kemudian seorang sopir taksi yang melintas di depan rumahnya berteriak untuk menghentikan mobil. Tetangga mengatakan mereka melihat wanita berkebangsaan Australia itu keluar dari mobil multi-purpose putihnya dan berteriak minta tolong.

"Aku melihat dia membawa anaknya berlumuran darah," kata Ee-Shao Xuan, 10, yang tinggal di sebelah bungalo keluarga itu di Bishan.

Henry dibawa ke KK Women's & Children's Hospital di mana ia meninggal sekitar satu jam setelah kejadian, kata polisi. Anak itu berada di rumah dengan kakak perempuannya  dan pengeasuhnya  ketika tragedi tersebut terjadi.

Dia bermain dengan skuter di kebun ketika ibunya, yang lebih dikenal sebagai Mrs Harrington, tiba di rumah sekitar pukul 16.30 dan mencoba untuk membuka pintu gerbang elektrik dengan remote control."Kemungkinan, karena Henry melihat mamanya datang, dia berlari menyambut, tapi istri saya tak tahu," kata Dion Harrington, 43 tahun.

KOMENTAR

Isi komentar sepenuhnya merupakan pendapat pribadi pengirim, dan TIDAK mencerminkan kebijakan editorial redaksi Maesarah News. Maesarah News tidak bertanggung jawab terhadap isi komentar dari pengunjung. Setiap komentar yang kami anggap tidak pantas akan kami hapus. Komentar anda bisa dibaca dan menjadi masukan berarti bagi seluruh bagian di Maesarah News.

Beri Komentar

Masukan nama

Masukan alamat email yang sah

Masukan komentar anda

  • Thank you. I'll get back to you as soon as possible.

    Sorry, an error has occured. Please try again later.