INILAH.COM, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menargetkan pertumbuhan pedanaptan sebesar 21% pada 2012 dari periode sama sebelumnya Rp27,1 triliun.
Direktur Keuangan PT Garuda Indonesia Tbk Elisa Lumbantoruan menuturkan, pertumbuhan pendapatan itu seiring kenaikan jumlah penumpang dari 17,1 juta pada 2011 menjadi 22 juta penumpang pada 2012. Perseroan juga menambah frekuensi penerbangan ke Jakarta-Pekan baru, Jakarta-Batam, dan Jakarta-Kuala Lumpur. Selain itu, perseroan menambah rute baru ke Jakarta-Taipei, dan Jakarta-Haneda pada 2012.
Kenaikan pendapatan itu juga didukung penambahan pesawat Citilink sebanyak 20 buah pada 2012. Penambahan pesawat untuk mengantisipasi penambahan frekuensi penerbangan Jakarta-Surabaya, Jakarta-Medan. Selain itu, Jakarta-Pekan Baru, Jakarta-Yogyakarta, dan Surabaya-Ampenan. "Jumlah angkut penumpang dari Citilink diharapkan naik sebesar 4,6 juta pada 2012 dari periode sama sebelumnya 1,66 juta," kata Elisa, kepada wartawan belum lama ini.
Elisa menuturkan, Surat Ijin Usaha Penerbangan (SIUP)Citilink pun diharapkan dapat keluar pada Januari ini. Selain itu, perseroan akan mendatangkan 18 pesawat pada 2012. Sehingg hingga akhir 2012, jumlah pesawat menjadi 105 pesawat. Perseroan menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp1,43 triliun pada 2012. Dana belanja modal akan didapatkan dari kas internal, pinjaman perbankan dan sisa dana hasil penawaran umum saham perdana.
KOMENTAR
Isi komentar sepenuhnya merupakan pendapat pribadi pengirim, dan TIDAK mencerminkan kebijakan editorial redaksi Maesarah News. Maesarah News tidak bertanggung jawab terhadap isi komentar dari pengunjung. Setiap komentar yang kami anggap tidak pantas akan kami hapus. Komentar anda bisa dibaca dan menjadi masukan berarti bagi seluruh bagian di Maesarah News.
Beri Komentar

