INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menunggu surat dokter mengenai kesehatan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin yang rencananya akan dikirimkan besok, Kamis (16/6/2011).
"Kami lihat dulu. Suratnya itu surat seperti apa, dokter mana?," ujar Ketua KPK Busyro Muqoddas, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/6/2011).
Menurut Busyro, rencana Nazaruddin mengirimkan rekam medisnya ke KPK baru sebatas berita informasi atau belum terjadi. "Itu kan baru besok," cetusnya.
Seperti diberitakan, Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana memaparkan Nazaruddin akan mengirimkan surat dokter dari dokter terkait penyakitnya ke KPK. Surat tersebut akan disampaikan oleh pengacara yang ditunjuk Nazaruddin. "Dia masih sakit, surat dokternya akan dikasihkan besok melalui pengacarannya ke KPK jam 10.00 WIB," ujarnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil kembali M Nazaruddin untuk diperiksa terkait suap Sesmenpora Kamis (16/6/2011). KPK sudah melayangkan surat panggilan ke Nazaruddin, Senin (13/6/2011).
Sama seperti surat panggilan yang pertama, KPK tidak mengubah atau menambah alamat terhadap surat yang diajukan untuk panggilan kedua ini. KPK tetap mengirim surat itu hanya ke tiga alamat, yakni rumahnya, Sekjen DPR, dan Fraksi Partai Demokrat di DPR sebagai alamat tempat Nazaruddin bekerja.
Nazaruddin dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT Anak Negeri, seharusnya Senin (13/6/2011) diperiksa sebagai saksi untuk Mindo Rosalina Manulang terkait kasus suap ke Sesmenpora Wafid Muharram, terkait proyek wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang. Namun tanpa alasan, Nazaruddin tak memenuhi panggilan.
KOMENTAR
Isi komentar sepenuhnya merupakan pendapat pribadi pengirim, dan TIDAK mencerminkan kebijakan editorial redaksi Maesarah News. Maesarah News tidak bertanggung jawab terhadap isi komentar dari pengunjung. Setiap komentar yang kami anggap tidak pantas akan kami hapus. Komentar anda bisa dibaca dan menjadi masukan berarti bagi seluruh bagian di Maesarah News.
Beri Komentar

